Sabtu, 30 April 2016

[FF] FanFiction - My Friend Is A Ghost

My BoyFriend Is A Ghost





Author: Erza Noorfatma
Genre: Fantasy, Horror (?), Friendship, Comedy
Cast: Byun Baekhyun(EXO), Kim Salna(OC)


          Dunia ini rasanya sangat aneh, apa hanya perasaanku saja? Bukannya dunia ini terbagi jadi dua alam? Tapi mengapa aku bisa melihat alam itu selain alam yang aku tempati? Apa hanya aku yang merasakan hal ini?


...0O0...


          Seperti biasa, Salna berada di sekolah, tepatnya di salah satu koridor sekolah yang rada sepi. Koridor yang banyak dibilang kalo koridor tersebut angker adalah jalanan yang selalu Salna lewati di sekolah. Salna tak pernah mempercayai semua rumor yang tersebar di sekolahnya, menurutnya itu hanya fiktif belaka, seperti drama – drama yang sering dia tonton. Hingga dia bertemu sosok itu hari ini...

          “DORR!!”

          Salna melompat kaget mendengar suara nyaring yang menggema hampir ke seluruh koridor

          “Hahaha... Kau takut, Salna-ya?”, tanya sosok pucat itu dengan wajah berseri – seri.

          “Huh! Lagi – lagi kau, Baekhyun-ah! Maunya apa sih? Iya aku tau kalo kamu itu hantu! Tapi jangan terus – terusan ngagetin aku, dong!!”, Salna tak kalah kesalnya.

          “Soalnya kamu mudah dikerjain, jadi enak, dong!”

          “Enak aja! Masa cuma aku targetmu untuk dikerjain? Bisa – bisa aku kasih kamu ketimun, lho!”

          “Ah... sudahlah! Nanti aku akan mengerjainmu lagi. Annyeong!”

          “Huuuhh! Denger ketimun saja langsung lari! Gimana sih!!”

          Lalu dia pergi entah kemana, Salna hanya memanyunkan bibirnya. Dia bahkan heran kenapa dia menyukai mahluk yang sejak 3 tahun menemani hidupnya yang sepi. Baekhyun pernah bercerita kalau dia meninggal saat menyelamatkan seseorang dan dia mulai muncul sehari setelah dia meninggal dia juga berkata kalau Salna sudah benar-benar bahagia dia sudah bisa melepas kepergian yeoja mungil itu. Sampai sekarang, Salna masih bingung dengan kalimat ‘sudah bisa melepas kepergian’ itu,tapi dia tidak pernah memusingkan hal tersebut.

          Tak jarang Salna dan Baekhyun saling mengerjai satu sama lain.Salna yang mudah terkejut dan Baekhyun yang tidak suka dengan ketimun.Tak jarang pula merasa nyaman kalau berada di samping Baekhyun,walaupun Baekhyun sendiri bukanlah manusia lagi.


...0O0...


          “Salna-ya!!”

          Suara kencang dari mulut pintu kelas itu menggema hingga ke gendang telinga Salna hanya duduk di bangku kelas. Teriakan itu bukan berasal dari sosok yang sering dia temui, melainkan dari seorang yeoja yang sangat mengenal Salna, wajahnya sangat bersemangat ditambah senyum ceria di bibirnya.

          “Hmmm... Oh Nanhyun. Ada apa, sih? Itu muka santai aja, tau!!” Salna terlihat merasa geli akan tingkah yeoja itu.

          “Ada sesuatu yang harus kamu lihat di papan pengumuman! Buruan!!”

          Lalu, Nanhyun menarik lengan Salna dengan penuh semangat hingga berhenti di depan papan pengumuman sekolah yang dimaksud. Salna sangat terkejut dengan pengumuman yang tertera di papan tersebut.

SELAMAT!! KEPADA KIM SALNA
PERAIH BEASISWA DI SALAH SATU UNIVERSITAS CALIFORNIA
CALIFORNIA INSTITUTE OF TECHNOLOGY
SEMOGA PRESTASINYA SEMAKIN MENINGKAT DAN RAJIN BELAJAR

          ‘Ya Tuhan. Apakah ini benar?!’


...0O0...


          Seminggu telah berlalu, Salna sudah tak melihat sosok periang itu di sekitar sekolah. Dia mulai berpikir ada hal buruk terjadi padanya, walau terkadang dia sangat mengganggu. Dia memutuskan untuk mencarinya di sekitar sekolah yang tak pernah dilewati siswa lain selain koridor sekolah itu. Tak lama dia menemukannya di taman belakang sekolah yang biasanya didatangi siswa yang galau.

          “Ternyata kamu bisa datang ke sini, ya?” Baekhyun mulai bersuara.

          “Kenapa belakangan ini kau menghindar dariku?” Salna sudah kelihatan kesal begitu melihat Baekhyun

          “Bukankah itu yang kamu mau? Kamu dulu bilang kalau aku sangat mengganggumu.”

          “Ne, memang! Tapi itu kadang – kadang, kok!”

          “Bukankah kamu tengah sibuk mempersiapkan dirimu di universitas barumu?”
         
          Salna diam. Dia tau tentang pengumuman itu? itu yang ada di benaknya. Dia mulai merasa akan ada hal buruk lainnya yang akan terjadi.
         
          “Kenapa diam?” Baekhyun terlihat tak sabar.

          “Ee... sebenarnya... aku...”

          “Aku tau hari itu akan datang...”

          “Mwo? Apa maksudmu?”

          “Kamu ingat saat aku akan meninggalkanmu jika kamu sudah benar – benar bahagia? Aku tau saat kamu melihat pengumuman itu kamu terlihat bahagia, dan aku tau sepertinya tugasku sebentar lagi akan selesai.”

          “Ehh? Maksudnya?”

          “3 tahun lalu, aku adalah murid nenekmu, aku sering berkunjung ke rumahnya untuk mengerjakan tugas sekolah yang tak aku mengerti. Suatu hari, kamu datang berkunjung ke rumah nenekmu, sejak saat itu aku mulai menyukaimu, Salna-ya. Nenekmu tau kalau aku menyukaimu dan sebelum meninggal, beliau menitipkanmu padaku. Beliau bilang jangan pernah meninggalkanmu hingga kamu benar – benar bahagia.”

          ‘Jadi selama ini, dia wasiat nenek padaku.’ Gumam Salna dalam hati.

          ‘Hingga suatu hari, saat aku berangkat ke sekolah, ku lihat dirimu tengah menolong nenek yang terjatuh, tapi ada sebuah mobil yang melaju kencang ke arahmu, aku berusaha melindungimu dan...”

          “Jangan – jangan... kamu siswa SMA yang meninggal karena kejadian itu, kan?”, Salna melangkah mundur sambil menggelengkan kepalanya bertanda tak percaya, berharap yang dia katakan itu salah.

          Sayangnya, hal itu benar. Baekhyun hanya menjawabnya dengan anggukan kepala. Salna hanya bisa diam seraya mendekap mulutnya, menahan air mata yang akan jatuh ke pipi mungilnya.

          “Aku tau. Tapi sejak mengenalmu, hari - hariku tidak penuh dengan kesendirian. dan...”

          “Tapi sampai sekarang aku belum bahagia.”

          Salna memotong perkataan Baekhyun, dia kembali merasa rileks untuk berbicara.

          “Walau sebentar lagi aku akan melanjutkan sekolah di luar negeri, tapi aku yakin aku akan lebih menderita karena aku sendirian di negara asing. Ditambah lagi, aku harus melanjutkan kehidupanku di sana. Mungkin  aku akan meninggalkanmu dalam waktu yang lama dan...”

          “Gwenchana! Aku tahu kamu pasti kembali. Aku juga akan terus menjagamu walau arwahku masih disini.”

          Salna kembali diam. Yeoja mungil itu memandang wajah riang Baekhyun yang selalu bersemangat.

          ‘Sebenarnya akan sangat sulit melupakanmu.’ Salna berbisik di dalam hati.


...0O0...


          5 tahun kemudian, ...

          Salna kembali ke Korea dengan membawa setumpukan buku tebal di tangannya. Dia sudah menjadi mahasiswi S1 di Universitas terbaik di California. Dia kembali ke Korea karena ingin mengunjungi orang – orang yang dia rindukan. Setelah dia mengunjungi kedua orangtua dan temannya, Nanhyun, dia mengunjungi sebuah makam seseorang yang pernah dekat dengannya.

          “Sudah aku bilang ‘kan kalau kamu pasti kembali.”

          Terdapat suara samar – samar berada di belakang Salna, suara yang tak asing lagi baginya. Byun Baekhyun. Salna tersenyum tulus dan menghampiri sosok ceria itu dan berusaha bersikap santai seperti biasa.

          “Kalau begitu, jalan yuk!”


...0O0...


“Ternyata kamu masih menunggu, ya?” gumam Salna seraya membawa secangkir cappucino, melangkah menelusuri taman yang mereka kunjungi waktu itu.

“Kan, sudah aku bilang. Aku yakin kamu pasti kembali, walau sebentar...”

“Maksudnya?”

“Bukankah kamu akan kembali ke California? Kamu bilang, kamu ingin mendapatkan gelar S2 juga?”

“Lalu untuk apa aku di sini?”

Baekhyun berhenti melangkah, merasa ada yang aneh dengan perkataan Salna yang tak seperti biasa. Dia terdengar positif dan dewasa.

“Maksudnya?” Baekhyun kembali bersuara,

“Aku keluar dari kampus itu.” Salna bisa membaca maksud Baekhyun

“Mwo? Bukankah masuk ke kampus seperti itu adalah salah satu keinginanmu?”

“Iya. Tapi entah mengapa aku lebih betah tinggal di Korea, walau tak banyak orang yang aku kenal.”

“Tak kusangka kamu memilih tempat tinggalmu sendiri sebagai tempat kesukaanmu.”

“Aku sangat senang bisa melihat keadaan Seoul lagi.”

“Aku juga senang bisa bertemu lagi denganmu.”


...0O0...


Salna kembali mendatangi makam Baekhyun dengan menggenggam sebuah liontin bintang di tangannya.

‘Walau kita berbeda alam, kamu masih menjadi sahabat yang baik bagiku. Seandainya kamu masih manusia, aku ingin jadi pacarmu.’


END


Yooo! What’s up!! Aku kembali lebih cepat dengan Fanfic ini (mungkin menurut kalian ini rada geje :P). Kali ini, ada Request dari temanku yang lain yang ngebias Baekhyun. Bagi yang ingin request FanFic-mu bersama bias, bisa ditulis di komen di bawah. Jangan lupa Genre, Cast, dan nama hangul kalian.

Aku tunggu, lho J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar