Butterfly
(Vocaloid Ver.)
Author: Erza
Noorfatma
Genre: Friendship
Cast: - Shi
Meiko (Kim Namjoon) - Kim Shiyu
(Kim Taehyung)
- Jung Kaito (Jung Hoseok) -
Ki Kim Len (Min Yoongi)
- Hyun Miku (Jeon Jungkook) -
Ki Kim Rin (Park Jimin)
- Mi Luka (Kim
Seokjin)
Kim
Shiyu bersandar pada dinding bangunan tua. Air mata jatuh ke pipinya yang
kotor. Ia melihat tangannya. Jauh lebih kotor dari pada pipinya. Kedua
tangannya berlumuran darah. Darah yang tampaknya masih segar. Masih teringat
jelas kejadian itu,
#flashback
Shiyu menatap seseorang tengah
menghakimi masternya dengan kasar. Lalu dia melihat sebuah botol kaca dekat
pintu ruangan itu. Tanpa pikir panjang, dia meraih botol itu dan mendobrak
masuk ke ruang studio...
Duaaakkk...
Shiyu langsung memukulkan botol pada
orang yang tak dikenalnya hingga botol
ditangannya pecah menjadi pecahan beling yang tajam.
“Jangan... sentuh... Master-ku!!!”
Duaakk... Duaakk... Duakkk...
Shiyu terus menusuk orang itu tanpa
ampun, hingga sang master mendorongnya dan menjauhkan Shiyu dari si orang itu.
Shiyu mulai menyadari apa yang telah dia lakukan. Dia telah membunuh orang itu.
“Tidak... ini tak mungkin...”
Shiyu hanya tercengang dengan
syok-nya, sang master menghampiri Shiyu untuk berusaha menenangkannya. Tapi
Shiyu justru melarikan diri dari sang master.
#flashback END
Ia berusaha
membersihkannya dengan menggosokkan tangannya ke pipinya. Sadar itu tidak
berguna, ia membersihkan tangannya dengan air dari dalam botol. Air itu
mengalir keluar dari dalam botol, membersihkan tangan Shiyu. Shiyu juga
berusaha membersihkan baju putihnya yang kotor terkena cipratan darah. Namun
Air tidak bisa membersihkan noda dibaju.
Shiyu mengeluarkan handphonenya dan mencoba menelpon
seseorang.
"Eonnie... Aku ingin bertemu denganmu..."
...0O0...
Shiyu melangkah & terus melangkah. Membawanya
kesebuah lapangan besar. Sebuah kasur usang terletak ditengah lapangan iu.
Taehyung berbaring diatasnya. Ia memejamkan matanya sejenak. Silau. Ia sudah
tidak terlalu mempedulikannya. Ia fokus pada foto yang sedang ia genggam. Di
foto itu ada dirinya bersama sang master dan pengisi suaranya, Kim Dahee.
Merasa muak pada foto itu, ia meremasnya lalu kembali menatap langit. Lalu dia
memejamkan matanya sejenak.
Angin berhembus pelan membuat bunga bunga bergoyang
goyang. 3 yeoja dan 2 namja tengah berjalan menghampiri Shiyu tanpa ia sadari.
Mereka Meiko, Kaito, Miku, Len, & Rin. Mereka berkumpul mengelilingi Shiyu
yang masih belum menyadari kehadiran mereka. Meiko mengguncang bahu Shiyu pelan.
" Apa yang kau lakukan disini? ", tanyanya
sambil tersenyum.
Meiko membantu Shiyu berdiri. Shiyu tersenyum senang
dikelilingi teman temannya. Mereka bahagia. Bermain bersama seperti anak –
anak.
Saat mereka sedang mengobrol dan bercanda bersama,
Miku menyadari bahwa ada seseorang yang sedang merekam mereka.
" Oh, itu Luka Eonnie! ", Miku menunjuk
kearah yeoja yang sedang merekam mereka dengan handycamnya.
Luka berlari menghampiri mereka, Shiyu memeluknya
erat. Sekarang mereka semua lengkap. Shiyu melepas pelukannya, lalu Luka
merekam Shiyu, Kaito, & Len yang sedang berpose dengan jarinya membentuk
huruf V kearah kamera. Shiyu memang dekat dengan 2 namja tersebut.
Miku mendorong kencang sebuah trolly dengan Meiko
diatasnya. Meiko yang biasanya terlihat serius, berteriak penuh kegembiraan dan
kegirangan. Sementara itu Luka sibuk merekam mereka sambil berdecak kagum. Puas
dengan permainan tadi, Luka dan Miku bermain adu panco.
“Ayo, Kaito! Lawan aku!”
Sementara Rin bermain ranting yang dijadikan pedang
bersama Kaito. Meiko, Len, Miku menari dengan aneh sambil direkam Luka sambil
tertawa tawa. Shiyu bergabung, dan juga menari dengan gaya anehnya, seolah
energi mereka tidak ada habisnya.
Di tengah tengah kegembiraan itu, Kaito yang lelah
tertidur sambil bersandar di dinding.
“Noona, ambil gambarku dengannya, dong!”
Len menghampirinya
lalu meminta Luka untuk memotret mereka berdua. Sebelum Luka memotret mereka,
Miku berlari lalu bergabung disebelah Len. Kaito terbangun. Sejenak tampak
tidak tahu apa yang sedang terjadi. Kaito sadar apa yang terjadi lalu berpose
bersama Miku & Len dan membentuk jari mereka membentuk huruf V.
Setelah itu Len, Rin, Miku, Kaito, Meiko & Luka
duduk bersama sama diatas sebuah dinding bangunan. Luka masih merekam semua
dengan handycam miliknya
Sedangkan Shiyu memanjat sebuah bangunan. Memandang
semua temannya dari atas dan memandang pemandangan di depannya.
...0O0...
Mereka ber 7 duduk mengelilingi api unggun. Luka menawarkan
pretzel mini kepada Rin, Rin menunjukkan pretzel miliknya namun tetap mengambil
pretzel yang ditawarkan Luka lalu menunjukkan cara memakannya pretzel mini
tersebut dengan imut. Sementara itu Meiko & Len sedang bersulang dengan
botol bir mereka. Mereka berdua berakting seolah – olah mereka tengah mabuk.
Kaito tidak mempedulikan hal itu, ia hanya duduk di sofa sambil memainkan korek
api. Pandangannya kosong. Miku yang mungkin agak lelah, memutuskan bersandar di
atas sofa juga dan menggunakan pundak Kaito sebagai bantal.
Luka mengeluarkan sebuah foto bergambar laut dari
dalam kantung celananya dan memandangi foto itu sejenak sebelum menoleh pada Rin.
"Kita... Bagaimana kalau kita pergi kesini?
", Luka menunjukkan foto itu pada Rin. Rin mengangguk dengan antusias.
Luka menatap Shiyu yang sedang bertopang dagu berharap
mendapatkan jawaban yang sama seperti jawaban Shiyu, Shiyu mengangguk setuju.
Yang lain tampaknya juga setuju. Miku yang sedang bersandar, bangun dan melihat
foto itu. Tetapi ia tidak menjawab apa apa. Ia justru meniup api yang berasal dari
korek api yang sejak dari tadi Kaito mainkan.
Semuanya pun menjadi gelap.
...0O0...
Mobil yang membawa mereka ber7 melaju kencang. Angin pantai menerpa muka mereka. Senyum terus mengembang di wajah mereka. Pantai itu sepi. Hanya ada mereka. Itu bagus, setidaknya tidak akan ada yang terganggu dengan teriak teriakan mereka. Mereka semua melompat dari mobil dan mulai berlarian serta melompat sepanjang pantai. Luka merekam momen kebersamaan mereka. Semoga momen kebersamaan ini bisa terekam selamanya dalam memori mereka
...0O0...
Miku merentangkan tangannya, berusaha menghirup udara segar sambil berjalan mengikuti yang lainnya. Mereka ber7 berdiri di atas dinding yang berada di pantai sambil melayangkan pandangan ke arah lautan. Burung Camar terbang bebas menghiasi langit sore.
Sementara yang lain fokus pada pemandangan laut di
hadapan mereka dan Luka yang masih asik merekam yang lain, Shiyu menatap sebuah
bangunan tinggi yang terbuat dari susunan tiang tiang. Tampaknya bangunan itu
belum selesai dibangun. Shiyu mengalihkan pandangannya dari bangunan itu dan
menoleh kearah lainnya. Menatap mereka sebentar lalu bangkit dan memakai
hoodienya sambil berjalan kearah bangunan itu. Ia memanjat bangunan itu tanpa
takut. Luka yang melihatnya tampak bingung dengan aksi Shiyu, namun ia merekam
aksi Shiyu dengan handycamnya. Shiyu sudah sampai diatas bangunan itu. Yang
lain menyadari tentang Shiyu & memerintahkannya untuk segera turun. Mereka
takut Shiyu melakukan sesuatu yang berbahaya.
“Shiyu-shi! Cepat turun! Ppali! Apa – apaan kau!!”
Begitu teriakan mereka membuat Shiyu menengok mereka sejenak.
Shiyu hanya tersenyum pada mereka dari atas. Sepertinya menolak untuk turun. Ia bersiap untuk berlari. Apa yang ditakutkan yang lain, kali ini terjadi. Taehyung melompat. Mungkin bagi yang lain ia terlihat sedang melompat. Tetapi bagi Shiyu, ia terbang seperti kupu kupu. Terbang menuju kebebasan yang abadi. Tidak perlu lagi merasa bersalah. Ia sudah bebas. Sangat bebas.
Shiyu hanya tersenyum pada mereka dari atas. Sepertinya menolak untuk turun. Ia bersiap untuk berlari. Apa yang ditakutkan yang lain, kali ini terjadi. Taehyung melompat. Mungkin bagi yang lain ia terlihat sedang melompat. Tetapi bagi Shiyu, ia terbang seperti kupu kupu. Terbang menuju kebebasan yang abadi. Tidak perlu lagi merasa bersalah. Ia sudah bebas. Sangat bebas.
END
What's up!!! Kali ini FanFic ini bertemakan Vocaloid. Terinspirasi oleh MV Prologue milik BTS. Karena lagi bosen, akhirnya ngebikin FanFic macam ini (aku jamin ini pasti geje :'( ). Tapi terima kasih sudah menyempatkan diri untuk membaca FanFic ini.
Annyeong <3

Tidak ada komentar:
Posting Komentar