Minggu, 01 Mei 2016

[FF] FanFiction - Butterfly (Vocaloid Ver.)

Butterfly (Vocaloid Ver.)



Author: Erza Noorfatma
Genre: Friendship
Cast: - Shi Meiko (Kim Namjoon)            - Kim Shiyu (Kim Taehyung)
- Jung Kaito (Jung Hoseok)             - Ki Kim Len (Min Yoongi)
- Hyun Miku (Jeon Jungkook)        - Ki Kim Rin (Park Jimin)
-  Mi Luka (Kim Seokjin)


          Kim Shiyu bersandar pada dinding bangunan tua. Air mata jatuh ke pipinya yang kotor. Ia melihat tangannya. Jauh lebih kotor dari pada pipinya. Kedua tangannya berlumuran darah. Darah yang tampaknya masih segar. Masih teringat jelas kejadian itu,

          #flashback
          Shiyu menatap seseorang tengah menghakimi masternya dengan kasar. Lalu dia melihat sebuah botol kaca dekat pintu ruangan itu. Tanpa pikir panjang, dia meraih botol itu dan mendobrak masuk ke ruang studio...

          Duaaakkk...

          Shiyu langsung memukulkan botol pada orang yang tak dikenalnya hingga  botol ditangannya pecah menjadi pecahan beling yang tajam. 

          “Jangan... sentuh... Master-ku!!!”

          Duaakk... Duaakk... Duakkk...

          Shiyu terus menusuk orang itu tanpa ampun, hingga sang master mendorongnya dan menjauhkan Shiyu dari si orang itu. Shiyu mulai menyadari apa yang telah dia lakukan. Dia telah membunuh orang itu.

          “Tidak... ini tak mungkin...”

          Shiyu hanya tercengang dengan syok-nya, sang master menghampiri Shiyu untuk berusaha menenangkannya. Tapi Shiyu justru melarikan diri dari sang master.

          #flashback END


 Ia berusaha membersihkannya dengan menggosokkan tangannya ke pipinya. Sadar itu tidak berguna, ia membersihkan tangannya dengan air dari dalam botol. Air itu mengalir keluar dari dalam botol, membersihkan tangan Shiyu. Shiyu juga berusaha membersihkan baju putihnya yang kotor terkena cipratan darah. Namun Air tidak bisa membersihkan noda dibaju.

Shiyu mengeluarkan handphonenya dan mencoba menelpon seseorang.

"Eonnie... Aku ingin bertemu denganmu..."


...0O0...


Shiyu melangkah & terus melangkah. Membawanya kesebuah lapangan besar. Sebuah kasur usang terletak ditengah lapangan iu. Taehyung berbaring diatasnya. Ia memejamkan matanya sejenak. Silau. Ia sudah tidak terlalu mempedulikannya. Ia fokus pada foto yang sedang ia genggam. Di foto itu ada dirinya bersama sang master dan pengisi suaranya, Kim Dahee. Merasa muak pada foto itu, ia meremasnya lalu kembali menatap langit. Lalu dia memejamkan matanya sejenak.

Angin berhembus pelan membuat bunga bunga bergoyang goyang. 3 yeoja dan 2 namja tengah berjalan menghampiri Shiyu tanpa ia sadari. Mereka Meiko, Kaito, Miku, Len, & Rin. Mereka berkumpul mengelilingi Shiyu yang masih belum menyadari kehadiran mereka. Meiko mengguncang bahu Shiyu pelan.

" Apa yang kau lakukan disini? ", tanyanya sambil tersenyum.

Meiko membantu Shiyu berdiri. Shiyu tersenyum senang dikelilingi teman temannya. Mereka bahagia. Bermain bersama seperti anak – anak.

Saat mereka sedang mengobrol dan bercanda bersama, Miku menyadari bahwa ada seseorang yang sedang merekam mereka.

" Oh, itu Luka Eonnie! ", Miku menunjuk kearah yeoja yang sedang merekam mereka dengan handycamnya.

Luka berlari menghampiri mereka, Shiyu memeluknya erat. Sekarang mereka semua lengkap. Shiyu melepas pelukannya, lalu Luka merekam Shiyu, Kaito, & Len yang sedang berpose dengan jarinya membentuk huruf V kearah kamera. Shiyu memang dekat dengan 2 namja tersebut.

Miku mendorong kencang sebuah trolly dengan Meiko diatasnya. Meiko yang biasanya terlihat serius, berteriak penuh kegembiraan dan kegirangan. Sementara itu Luka sibuk merekam mereka sambil berdecak kagum. Puas dengan permainan tadi, Luka dan Miku bermain adu panco.

“Ayo, Kaito! Lawan aku!”

Sementara Rin bermain ranting yang dijadikan pedang bersama Kaito. Meiko, Len, Miku menari dengan aneh sambil direkam Luka sambil tertawa tawa. Shiyu bergabung, dan juga menari dengan gaya anehnya, seolah energi mereka tidak ada habisnya.

Di tengah tengah kegembiraan itu, Kaito yang lelah tertidur sambil bersandar di dinding.

“Noona, ambil gambarku dengannya, dong!”

 Len menghampirinya lalu meminta Luka untuk memotret mereka berdua. Sebelum Luka memotret mereka, Miku berlari lalu bergabung disebelah Len. Kaito terbangun. Sejenak tampak tidak tahu apa yang sedang terjadi. Kaito sadar apa yang terjadi lalu berpose bersama Miku & Len dan membentuk jari mereka membentuk huruf V.

Setelah itu Len, Rin, Miku, Kaito, Meiko & Luka duduk bersama sama diatas sebuah dinding bangunan. Luka masih merekam semua dengan handycam miliknya

Sedangkan Shiyu memanjat sebuah bangunan. Memandang semua temannya dari atas dan memandang pemandangan di depannya.


...0O0...


Mereka ber 7 duduk mengelilingi api unggun. Luka menawarkan pretzel mini kepada Rin, Rin menunjukkan pretzel miliknya namun tetap mengambil pretzel yang ditawarkan Luka lalu menunjukkan cara memakannya pretzel mini tersebut dengan imut. Sementara itu Meiko & Len sedang bersulang dengan botol bir mereka. Mereka berdua berakting seolah – olah mereka tengah mabuk. Kaito tidak mempedulikan hal itu, ia hanya duduk di sofa sambil memainkan korek api. Pandangannya kosong. Miku yang mungkin agak lelah, memutuskan bersandar di atas sofa juga dan menggunakan pundak Kaito sebagai bantal.

Luka mengeluarkan sebuah foto bergambar laut dari dalam kantung celananya dan memandangi foto itu sejenak sebelum menoleh pada Rin. 

"Kita... Bagaimana kalau kita pergi kesini? ", Luka menunjukkan foto itu pada Rin. Rin mengangguk dengan antusias.

Luka menatap Shiyu yang sedang bertopang dagu berharap mendapatkan jawaban yang sama seperti jawaban Shiyu, Shiyu mengangguk setuju. Yang lain tampaknya juga setuju. Miku yang sedang bersandar, bangun dan melihat foto itu. Tetapi ia tidak menjawab apa apa. Ia justru meniup api yang berasal dari korek api yang sejak dari tadi Kaito mainkan. 

Semuanya pun menjadi gelap.


...0O0...


          Mobil yang membawa mereka ber7 melaju kencang. Angin pantai menerpa muka mereka. Senyum terus mengembang di wajah mereka. Pantai itu sepi. Hanya ada mereka. Itu bagus, setidaknya tidak akan ada yang terganggu dengan teriak teriakan mereka. Mereka semua melompat dari mobil dan mulai berlarian serta melompat sepanjang pantai. Luka merekam momen kebersamaan mereka. Semoga momen kebersamaan ini bisa terekam selamanya dalam memori mereka


...0O0...



          Miku merentangkan tangannya, berusaha menghirup udara segar sambil berjalan mengikuti yang lainnya. Mereka ber7 berdiri di atas dinding yang berada di pantai sambil melayangkan pandangan ke arah lautan. Burung Camar terbang bebas menghiasi langit sore.

Sementara yang lain fokus pada pemandangan laut di hadapan mereka dan Luka yang masih asik merekam yang lain, Shiyu menatap sebuah bangunan tinggi yang terbuat dari susunan tiang tiang. Tampaknya bangunan itu belum selesai dibangun. Shiyu mengalihkan pandangannya dari bangunan itu dan menoleh kearah lainnya. Menatap mereka sebentar lalu bangkit dan memakai hoodienya sambil berjalan kearah bangunan itu. Ia memanjat bangunan itu tanpa takut. Luka yang melihatnya tampak bingung dengan aksi Shiyu, namun ia merekam aksi Shiyu dengan handycamnya. Shiyu sudah sampai diatas bangunan itu. Yang lain menyadari tentang Shiyu & memerintahkannya untuk segera turun. Mereka takut Shiyu melakukan sesuatu yang berbahaya.

“Shiyu-shi! Cepat turun! Ppali! Apa – apaan kau!!” Begitu teriakan mereka membuat Shiyu menengok mereka sejenak.

          Shiyu hanya tersenyum pada mereka dari atas. Sepertinya menolak untuk turun. Ia bersiap untuk berlari. Apa yang ditakutkan yang lain, kali ini terjadi. Taehyung melompat. Mungkin bagi yang lain ia terlihat sedang melompat. Tetapi bagi Shiyu, ia terbang seperti kupu kupu. Terbang menuju kebebasan yang abadi. Tidak perlu lagi merasa bersalah. Ia sudah bebas. Sangat bebas.


END



          What's up!!! Kali ini FanFic ini bertemakan Vocaloid. Terinspirasi oleh MV Prologue milik BTS. Karena lagi bosen, akhirnya ngebikin FanFic macam ini (aku jamin ini pasti geje :'( ). Tapi terima kasih sudah menyempatkan diri untuk membaca FanFic ini.
          Annyeong <3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar