TRICK AND TREAT!
Author: Erza Noorfatma
Genre: Thriller, Horror
Cast: Byun Baekhyun(EXO), Kim
Taehyun(BTS), Park Chanshi(OC)
Support Cast: Park Chanyeol(EXO), Oh
Sehun(EXO)
“Sepertinya, kamu perlu istirahat
sejenak, Baekhyun hyung.”
Seorang namja berjambul yang
duduk di bangku kelas itu memberitau hyungnya yang sepertinya terlihat bingung
dan resah, seperti ada sesuatu yang dia pikirkan dan berusaha untuk
melupakannya.
“Belakang ini kamu sering
melamun? Apa sih yang kamu pikirkan? Mungkin kamu harus beristirahat, seperti
kata Sehun”
Namja tinggi di sampingnya menyetujui
apa kata dongsaenya itu. Dia juga mengkhawatirkan Baekhyun.
“Benar juga. Tapi katamu kita
akan pergi ke cafe dekat sini setelah pulang sekolah?”, Baekhyun kembali
bertanya
“Kalau kondisimu kayak gini,
mending kamu pulang aja. Istirahatkan otakmu itu!”
Chanyeol menyindir Baekhyun dan
seketika memanyunkan bibirnya kesal. Sehun hanya tertawa mendengarnya.
“Ne! Aku akan beristirahat. Tapi
kalian jangan terus menghinaku seperti itu! Mau aku ejek lagi?! Pokoknya
setelah aku merasa tenang, aku akan lebih sering mengejek kalian!!”
Chanyeol dan Sehun hanya tertawa
ngakak(?) mendengar perkataan namja mata sipit itu. Dan mereka akhirnya mereka
malah asyik bercanda riang.
...0O0...
Baekhyun
menusuri jalanan tua menuju apartemennya. Dia masih saja melamun memikirkan hal
itu
Give me that...hahaha...
Suara itu terus
ada di pikirannya. Suara seperti anak kecil itu terdengar samar’’ di
pikirannya. Apa maksudnya, ya?, tanya
Baekhyun dalam hati
Lalu dia
berhenti di sebuah hutan gelap di dekat jalanan tua tersebut. Dia merasa sangat
familiar dengan hutan itu dan akhirnya memasuki hutan itu. Sesaat dia masuk ke
hutan itu, dia merasa ada yang mengikutinya dari belakang dan sekelilingnya.
Baekhyun terus menerus menengok ke belakang untuk memastikan keadaan sekitarnya
baik – baik
saja.
Tiba’’ Baekhyun
melihat sebuah pondok kecil yang halamannya dikelilingi lampion halloween yang
masih menyala. Suasana gelap menambah kengerian tempat tersebut, dan hanya
tempat itulah yang bercahaya. Baekhyun merasa ada hubungannya dengan
pemikirannya yang dipenuhi dengan suara samar itu.
Hingga dia
merasa kedua tangannya terangkat seperti ada yang memegang erat tangannya.
Namja sipit itu menengok kedua sisinya dan mendapati dua remaja dengan pakaian
formal tengah mencium tangannya. Sedetik kemudian, mereka mendongak menatapnya
dengan senyum riang
“Kami sudah
menunggumu lama sekali!”, kata yeoja yang sisi kiri Baekhyun lalu menarik
tangan Baekhyun masukke pondok itu.
Sedangkan namja
di sisi kanannya membuka pintu pondok dan masuk lebih dulu, bertujuan untuk
membimbing Baekhyun masuk ke pondok yang terlihat besar dari dalam.
“Sekarang
duduklah disini!”
“Dan nikmati
teh hangat ini, setelah itu kita dapat...”
“Bermain
seharian seperti dulu!!”
Sambungan kata
mereka sedikit membuat Baekhyun bingung. Bermain
seperti dulu?, Baekhyun hanya diam saat namja misterius itu menyerahkan
secangkir teh hangat dengan aroma melati yang menenangkan.
“N-nugu-ya?”
Mulut Baekhyun
akhirnya bersuara, tapi sebenarnya dia tidak berniat mengatakan itu. Dia
berpikir apa yang akan terjadi padanya setelah dia mengucapkan kalimat itu.
“Woaa!! Kamu
tak ingat dengan kita, ya? Mungkin karena sudah lama tak bertemu, deh! Aku
Taehyung!”
“Dan aku
Chanshi! Apa bisa diingat?”
Mereka
memberitahu nama mereka dengan senyum riangnya. Baekhyun hanya mengangguk
canggung, lalu meneguk teh hangat yang disajikan tadi.
“Ayooo!
Sekarang kita bermain! Tutup mata, ya!!” Chanshi menutup mata Baekhyun dengan
syal abu – abu yang sudah robek dan kusut. Baekhyun hanya mengikuti intruksi agar
dia bisa selamat dari dan segera keluar dari sini. Taehyung berusaha menuntun
arah gerak Baekhyun agar tak tersandung.
Ayo bermain bersama!!!
Terbesit di
pikirannya saat Baekhyun masih kecil dia suka memainkan boneka kecil, dan yang
paling istimewa untuknya adalah boneka sepasang kekasih Tae-Cha yang selalu
menjadi teman baiknya dulu. Hingga dia berumur 13 tahun, dia sudah tak
memainkannya lagi. Keesokan harinya boneka itu menghilang entah kemana.
Perasaannya
menjadi seperti masa kecilnya itu saat dia bermain dengan Taehyung dan Chanshi
ini. Tapi dia punya firasat kalau mereka adalah teman masa kecilnya itu.
Setelah selesai
bermain, mereka membiarkan Baekhyun beristirahat sejenak di sofa yang penuh
dengan boneka. Tapi masih dalam keadaan mata tertutup syal.
Aarghh... aku harus keluar dari sini!
Baekhyun ingin
segera keluar tapi keadaannya tak membantu. Matanya masih tertutup syal itu.
Lalu namja itu menyadari kalau ada lubang di syal itu. Tanpa sengaja, matanya
menatap langsung sepasang kekasih itu tersenyum ke arahnya.
Dia juga baru menyadari kalau
dugaannya benar. Namja mata sipit itu menatap bayangan yang dihasilkan mereka.
Bayangan itu justru lebih kecil dari ukuran tubuhnya, seukuran boneka kecil.
Perasaannya mulai gak enak saat
mereka menghampirinya walau mereka masih menunjukkan senyum manisnya.
“Kamu terlihat murung. Ayo,
tersenyumlah!”
Chanshi menarik bibir Baekhyun
dengan jarinya agar dia tersenyum. Taehyung hanya tersenyum. Baekhyun berusaha
untuk berpikir positif dan mengikuti senyum kecil
“Ya!
Give me that... hahaha”
Terdengar sama dengan yang selalu
berada di pikiran Baekhyun. Tapi kali ini terdengar lebih jelas karena itu
berasal dari suara Chanshi. Mata Taehyung dan Chanshi berubah merah dan terlihat
seperti vampir yang haus darah saat melihat mangsanya, tapi yang aneh adalah
mereka masih menunjukkan senyum riang.
“Kami juga punya keinginan terakhir. Apa kamu mau mengabulkannya?” , Kali ini Taehyunglah yang mengucapkannya, suaranya
mendesis suara mistis.
Baekhyun hanya tercengang dengan
wajah setengah panik, tak menjawab pertanyaan pasangan misterius itu. Rasanya seperti
ingin mati berdiri.
“Berikan
yang selama ini kami inginkan!”, Chanshi merangkul Baekhyun dari
belakang dengan cepat, secepat kilat. Baekhyun segera terdiam dengan wajah
setengah panik.
"Apa
kau tak tahu penderitaan kami setelah kau meninggalkan kami bertahun – tahun lalu?”,
lanjutnya
"Bagaimana kalau kau menebusnya dengan bermain bersama kami”, Taehyung
mengulurkan tangannya pada Baekhyun, senyumnya terlihat sendu.
Merasa kalau mereka akan
membawanya ke suatu tempat dan tak akan kembali, Baekhyun melangkah mundur
dengan harapan di belakangnya adalah pintu keluar.
Namun, semua terlambat. Mereka langsung
menyerangnya dengan jarum jahit yang tak asing juga di mata Baekhyun, dia
akhirnya berlari menjauh, berusaha mencari pintu keluar.
Tapi dia melihat mereka
bermunculan dimana – mana. Saat dia hampir menabrak Taehyung, bayangan namja misterius itu langsung
menghilang.
Tiba’’ kepalanya terasa pusing dan
pengelihatannya mengabur ditanbah rasa sakit yang luar biasa di dadanya.
Sedetik kemudian, tubuhnya tersukur di sebuah pohon.
...O0O...
Keesokan harinya, Chanyeol dan
Sehun mencari Baekhyun di hutan gelap tersebut. Mereka mengetahui Baekhyun
menghilang karena tas namja itu terjatuh di depan hutan itu.
Hingga mereka mendapati seseorang
yang terbaring dibawah pohon dengan dua boneka di pangkuannya, tubuhnya
tersimbah darah. Mereka tak menyangka kalau itu adalah...
BAEKHYUN
END
Nah! Bagaimana Fanfic terbaruku? Karena ini Fanfic pertama di blog
ini, jadi mungkin agak geje :P Fanfic ini terinspirasi dari lagu Vocaloid yang
dinyanyikan Kagamine Rin dan Kagamine Len. Tungguin aja Fanfic berikutnya, ya
=D
Annyeong <3

Tidak ada komentar:
Posting Komentar