Minggu, 14 Februari 2016

[FF] FanFiction - Trick and Treat

TRICK AND TREAT!



Author: Erza Noorfatma
Genre: Thriller, Horror
Cast: Byun Baekhyun(EXO), Kim Taehyun(BTS), Park Chanshi(OC)
Support Cast: Park Chanyeol(EXO), Oh Sehun(EXO)

“Sepertinya, kamu perlu istirahat sejenak, Baekhyun hyung.”

Seorang namja berjambul yang duduk di bangku kelas itu memberitau hyungnya yang sepertinya terlihat bingung dan resah, seperti ada sesuatu yang dia pikirkan dan berusaha untuk melupakannya.

“Belakang ini kamu sering melamun? Apa sih yang kamu pikirkan? Mungkin kamu harus beristirahat, seperti kata Sehun”

Namja tinggi di sampingnya menyetujui apa kata dongsaenya itu. Dia juga mengkhawatirkan Baekhyun.

“Benar juga. Tapi katamu kita akan pergi ke cafe dekat sini setelah pulang sekolah?”, Baekhyun kembali bertanya

“Kalau kondisimu kayak gini, mending kamu pulang aja. Istirahatkan otakmu itu!”
Chanyeol menyindir Baekhyun dan seketika memanyunkan bibirnya kesal. Sehun hanya tertawa mendengarnya.

“Ne! Aku akan beristirahat. Tapi kalian jangan terus menghinaku seperti itu! Mau aku ejek lagi?! Pokoknya setelah aku merasa tenang, aku akan lebih sering mengejek kalian!!”

Chanyeol dan Sehun hanya tertawa ngakak(?) mendengar perkataan namja mata sipit itu. Dan mereka akhirnya mereka malah asyik bercanda riang.


...0O0...


          Baekhyun menusuri jalanan tua menuju apartemennya. Dia masih saja melamun memikirkan hal itu
  
        Give me that...hahaha...

          Suara itu terus ada di pikirannya. Suara seperti anak kecil itu terdengar samar’’ di pikirannya. Apa maksudnya, ya?, tanya Baekhyun dalam hati

          Lalu dia berhenti di sebuah hutan gelap di dekat jalanan tua tersebut. Dia merasa sangat familiar dengan hutan itu dan akhirnya memasuki hutan itu. Sesaat dia masuk ke hutan itu, dia merasa ada yang mengikutinya dari belakang dan sekelilingnya. Baekhyun terus menerus menengok ke belakang untuk memastikan keadaan sekitarnya baik – baik 
saja.

         Tiba’’ Baekhyun melihat sebuah pondok kecil yang halamannya dikelilingi lampion halloween yang masih menyala. Suasana gelap menambah kengerian tempat tersebut, dan hanya tempat itulah yang bercahaya. Baekhyun merasa ada hubungannya dengan pemikirannya yang dipenuhi dengan suara samar itu.

          Hingga dia merasa kedua tangannya terangkat seperti ada yang memegang erat tangannya. Namja sipit itu menengok kedua sisinya dan mendapati dua remaja dengan pakaian formal tengah mencium tangannya. Sedetik kemudian, mereka mendongak menatapnya dengan senyum riang

          “Kami sudah menunggumu lama sekali!”, kata yeoja yang sisi kiri Baekhyun lalu menarik tangan Baekhyun masukke pondok itu.

          Sedangkan namja di sisi kanannya membuka pintu pondok dan masuk lebih dulu, bertujuan untuk membimbing Baekhyun masuk ke pondok yang terlihat besar dari dalam.

          “Sekarang duduklah disini!”
          “Dan nikmati teh hangat ini, setelah itu kita dapat...”
          “Bermain seharian seperti dulu!!”

          Sambungan kata mereka sedikit membuat Baekhyun bingung. Bermain seperti dulu?, Baekhyun hanya diam saat namja misterius itu menyerahkan secangkir teh hangat dengan aroma melati yang menenangkan.

          “N-nugu-ya?”

          Mulut Baekhyun akhirnya bersuara, tapi sebenarnya dia tidak berniat mengatakan itu. Dia berpikir apa yang akan terjadi padanya setelah dia mengucapkan kalimat itu.

          “Woaa!! Kamu tak ingat dengan kita, ya? Mungkin karena sudah lama tak bertemu, deh! Aku Taehyung!”

          “Dan aku Chanshi! Apa bisa diingat?”

          Mereka memberitahu nama mereka dengan senyum riangnya. Baekhyun hanya mengangguk canggung, lalu meneguk teh hangat yang disajikan tadi.

          “Ayooo! Sekarang kita bermain! Tutup mata, ya!!” Chanshi menutup mata Baekhyun dengan syal abu – abu yang sudah robek dan kusut. Baekhyun hanya mengikuti intruksi agar dia bisa selamat dari dan segera keluar dari sini. Taehyung berusaha menuntun arah gerak Baekhyun agar tak tersandung.

          Ayo bermain bersama!!!

          Terbesit di pikirannya saat Baekhyun masih kecil dia suka memainkan boneka kecil, dan yang paling istimewa untuknya adalah boneka sepasang kekasih Tae-Cha yang selalu menjadi teman baiknya dulu. Hingga dia berumur 13 tahun, dia sudah tak memainkannya lagi. Keesokan harinya boneka itu menghilang entah kemana.

          Perasaannya menjadi seperti masa kecilnya itu saat dia bermain dengan Taehyung dan Chanshi ini. Tapi dia punya firasat kalau mereka adalah teman masa kecilnya itu.

          Setelah selesai bermain, mereka membiarkan Baekhyun beristirahat sejenak di sofa yang penuh dengan boneka. Tapi masih dalam keadaan mata tertutup syal.

          Aarghh... aku harus keluar dari sini!

          Baekhyun ingin segera keluar tapi keadaannya tak membantu. Matanya masih tertutup syal itu. Lalu namja itu menyadari kalau ada lubang di syal itu. Tanpa sengaja, matanya menatap langsung sepasang kekasih itu tersenyum ke arahnya.

Dia juga baru menyadari kalau dugaannya benar. Namja mata sipit itu menatap bayangan yang dihasilkan mereka. Bayangan itu justru lebih kecil dari ukuran tubuhnya, seukuran boneka kecil.

Perasaannya mulai gak enak saat mereka menghampirinya walau mereka masih menunjukkan senyum manisnya.

“Kamu terlihat murung. Ayo, tersenyumlah!”

Chanshi menarik bibir Baekhyun dengan jarinya agar dia tersenyum. Taehyung hanya tersenyum. Baekhyun berusaha untuk berpikir positif dan mengikuti senyum kecil

“Ya! Give me that... hahaha”

Terdengar sama dengan yang selalu berada di pikiran Baekhyun. Tapi kali ini terdengar lebih jelas karena itu berasal dari suara Chanshi. Mata Taehyung dan Chanshi berubah merah dan terlihat seperti vampir yang haus darah saat melihat mangsanya, tapi yang aneh adalah mereka masih menunjukkan senyum riang.

Kami juga punya keinginan terakhir. Apa kamu mau mengabulkannya?”  , Kali ini Taehyunglah yang mengucapkannya, suaranya mendesis suara mistis.

Baekhyun hanya tercengang dengan wajah setengah panik, tak menjawab pertanyaan pasangan misterius itu. Rasanya seperti ingin mati berdiri.

“Berikan yang selama ini kami inginkan!”, Chanshi merangkul Baekhyun dari belakang dengan cepat, secepat kilat. Baekhyun segera terdiam dengan wajah setengah panik.

"Apa kau tak tahu penderitaan kami setelah kau meninggalkan kami bertahun – tahun lalu?”, lanjutnya

"Bagaimana kalau kau menebusnya dengan bermain bersama kami”, Taehyung mengulurkan tangannya pada Baekhyun, senyumnya terlihat sendu.

Merasa kalau mereka akan membawanya ke suatu tempat dan tak akan kembali, Baekhyun melangkah mundur dengan harapan di belakangnya adalah pintu keluar.

Namun, semua terlambat. Mereka langsung menyerangnya dengan jarum jahit yang tak asing juga di mata Baekhyun, dia akhirnya berlari menjauh, berusaha mencari pintu keluar.

Tapi dia melihat mereka bermunculan dimana – mana. Saat dia hampir menabrak Taehyung, bayangan namja misterius itu langsung menghilang.

Tiba’’ kepalanya terasa pusing dan pengelihatannya mengabur ditanbah rasa sakit yang luar biasa di dadanya. Sedetik kemudian, tubuhnya tersukur di sebuah pohon.


...O0O...


Keesokan harinya, Chanyeol dan Sehun mencari Baekhyun di hutan gelap tersebut. Mereka mengetahui Baekhyun menghilang karena tas namja itu terjatuh di depan hutan itu.

Hingga mereka mendapati seseorang yang terbaring dibawah pohon dengan dua boneka di pangkuannya, tubuhnya tersimbah darah. Mereka tak menyangka kalau itu adalah...
BAEKHYUN


END


Nah! Bagaimana Fanfic terbaruku? Karena ini Fanfic pertama di blog ini, jadi mungkin agak geje :P Fanfic ini terinspirasi dari lagu Vocaloid yang dinyanyikan Kagamine Rin dan Kagamine Len. Tungguin aja Fanfic berikutnya, ya =D

          Annyeong <3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar